Sesederhana Mencintai Indonesia, Tari dan Musik Tradisi Jadi Pilihan

Standard

 

Komunitas KISS yang berada di kawasan Kemang peduli akan tarian tradisional.

Komunitas KISS yang berada di kawasan Kemang peduli akan tarian tradisional.

Oleh Namira Daufina

Distrik Online, Jakarta – Siapa lagi yang mampu menjaga dan melestarikan budaya bangsa jika bukan kita, pemuda/i tulang punggung bangsa itu sendiri? Berapa banyak dari kita yang berteriak kala satu per satu budaya asli kita dirampas oleh bangsa tetangga? Lalu kemudian kita memaki, mengutuk, mengumpat, tapi apakah kita sudah pernah melakukan sesuatu sebelumnya saat budaya itu masih milik kita?

Semua bermula dari diri kita sendiri. Begitu juga dengan tiga perempuan muda ini. Steffi Stefani, Priviliani Santoso dan Andristy Kusumaningrum. Mereka memilih jalannya sendiri untuk tidak hanya sekadar berteriak namun bertindak untuk turut serta secara aktif menjaga dan melestarikan budaya Indonesia.

Memulai dari sesuatu yang mereka cintai, seni tari dan musik tradisional, ketiganya memutuskan membuat komunitas Kultura Indonesia Star Society (KISS). Menjadikan KISS sebagai payung untuk “berteduh” para remaja Indonesia yang masih ingin melindungi kekayaan bangsanya. “Kami terbuka bagi siapa saja. Tidak harus bisa menari dan bermain musik tradisi, selagi masih ada niatan dan konsistensi untuk terus belajar bersama maka kami terbuka bagi siapa saja,” ujar Steffi.

Latihan rutin dilaksanakan setiap hari Senin dan Jumat pukul 19.00 – 22.00 di Studio Nari Nari, Kemang, Jakarta Selatan. Komunitas ini diresmikan sejak Agustus 2012 pun terus berkembang dengan mengikuti berbagai acara dan lomba yang diadakan. Untuk jangka pendek ini KISS akan menjadi pengisi acara di Jakarta Islamic Fashion Week pada akhir Juni dan Indonesia Youth Conference pada awal Juli 2013. Selain itu, pada akhir Agustus tahun ini mereka akan berpartisipasi dalam misi budaya ke Turki sebagai perwakilan Indonesia dalam festival yang akan diadakan di sana.

Mencicipi bepergian ke negara tetangga sebagai duta bangsa sambil melakukan hal yang disenangi bukankah itu sebuah keuntungan yang berkali lipat bukan?

Prosesnya dalam setiap pertemuan akan ada materi tarian baru tetapi untuk melanjutkan materi yang sebelumnya. Tidak akan pindah ke tarian baru jika 1 tarian belum selesai. Hingga saat ini para penari sudah menyelesaikan beberapa tarian antara lain, Tari Piring dan Tari Indang dari Sumatera Barat serta Tari Enggang dari Kalimantan. Nantinya dengan target hingga bulan Juni ini para penari sudah dapat menyelesaikan Tari Zapin. Yang kemudian disusul Tari Saman dari Aceh, Tari Betawi, Tari Pakarena dari Sulawesi, dan Tari Yospan Papua.

“Masih banyak tarian yang harus dihafalkan untuk menjaga agar setiap penari dapat menarikan dengan sebaik mungkin, diadakan evaluasi rutin yang meliputi wiraga, wirasa dan wirama. Yakni kesesuaian gerakan dan rasa dengan sesama penari serta kesesuaian irama dengan musik pengiring,” jelas Priviliani.

Setiap penari di sini bukan berarti tidak memegang peranan penting karena dalam setiap tarian memiliki penanggung jawabnya masing-masing, jadi hampir setiap penari mendapatkan tugasnya sendiri. Selain itu kegiatan KISS yang lain seperti mengikuti perlombaan, mengadakan pementasan rutin serta mengikuti kegiatan misi budaya ke luar negeri menuntut setiap penari mengemban tugas untuk menyukseskan semua program yang ada.

Sebuah alternatif baru bagi kita yang ingin berkontribusi menjaga budaya bangsa sekaligus menambah pengalaman dan teman.

Para penari sedang latihan di Studio Nari-Nari, Kemang, Jakarta Selatan

Para penari sedang latihan di Studio Nari-Nari, Kemang, Jakarta Selatan

Editor: Josephine Inggri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s