El Clasico : Komedi Satir Fenomena Demam Sepakbola

Standard
im clasico

Tim Kamar Produksi

Distrik Online, Jakarta – Dari sekian banyak film yang turut memeriahkan perhelatan Festival Film Pendek Jabodetabeka, El Clasico yang dari namanya saja sudah cukup menggelitik telinga dan mata terutama bagi para penggemar La Liga Spanyol. Bagaimana tidak, istilah yang familiar tapi menuai aura persaingan yang sengit ini biasa digunakan dalam pertandingan antara Real Madrid dan FC Barcelona, Dua raksasa liga sepak bola negeri matador itu.

Kamar Produksi yang berjumlah sekitar 20 orang ini berusaha mengkomedikan fenomena yang kini semakin booming akibat popularitas kedua klub yang telah menjangkit banyak orang, tidak lagi mengenal usia dan jenis kelamin.

Film ini mengkisahkan dua anak kosan yang sedang bermain PS dan saling menjagokan klub andalan masing-masing, dengan bumbu flashback dan adegan-adegan persaingan yang seolah dibuat nyata. Namun itu ternyata hanya mimpi yang dialami oleh keduanya, mulai dari perdebatan hingga pembunuhan. Kamar Produksi berusaha mengkonstruksi realitas sosial melalui film pendeknya.

Melalui ajang Festival Film Pendek Jabodetabeka inilah, Kamar Produksi yang terdiri dari anak-anak muda yang memiliki semangat dan ketertarikan pada dunia film dapat berpartisipasi dan menunjukkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas. “Sebenernya klo kita sih seru aja ikut ginian yah. Maksudnya kita menggosok diri kita, ilmu kita. Semakin pesat ilmu kita, bisa semakin mendalami ilmu di belakang layar,” ujar asisten sutradara dalam film ini, Andy Afrizal .

El Clasico sendiri merupakan film produksi mereka yang ketujuh. Selain mengikuti festival film ini, Kamar Produksi telah beberapa kali mengikuti festival di berbagai tempat sebagai ajang untuk berlatih dan menambah pengalaman para sineasnya.

Kamar Produksi terbuka dan menerima insan muda yang memiliki ketertarikan untuk belajar lebih jauh dan merasakan kegiatan produksi film sesungguhnya. “Kita terbuka bagi siapa aja, yang mau gabung bisa langsung datang aja, kalau basecamp di Cempaka Putih tapi kalau rapat atau ngumpul bisa di mana saja yang enak,” tambahnya.

Editor : Sepdian Anindyajati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s