Ruang Rupa, Ruang dalam Berkarya

Standard

Oleh Sepdian Anindyajati

Distrik Online, Jakarta- Kali ini Distrik akan kasih tempat nongkrong pintar untuk kalian. Bukan hanya sekadar menghabiskan waktu percuma tapi di tempat ini akan ada sesuatu yang bisa diperoleh. Jika kalian memiliki waktu luang bisa datang ke Ruang Rupa di Jalan Tebet Timur Dalam No. 6, Tebet.

”Ruang Rupa merupakan organisasi budaya yang fokus di seni rupa kontemporer khususnya kita lebih ke permasalahan kota di Jakarta dan masyarakat urban,” ujar Ajeng Nurul Aini, Manager Ruang Rupa yang menyamut kedatangan tim Distrik.

Sedikitnya ruang dalam menuangkan kreativitas, membuat sekelompok seniman muda Jakarta yang terdiri dari  Hafiz, Ade Darmawan, Lilian Nursita, Oki Arfi, dan Ronny Agustinus mendirikan ruang dimana mereka bisa bebas menuangkan ide, inspirasi, dan kritik terhadap susunan tata kota. Selain itu, didirikannya Ruru, singkatan akrab bagi Ruang Rupa bertujuan sebagai  ruang alternatif bagi seniman muda pameran karya sehingga kreatifitas mereka memiliki ruang yang bisa menampung dan mempublikasikannya kepada khalayak.

Komunitas yang sudah berdiri sejak tahun 2000 ini memiliki  dua program regular yakni, Jakarta 32ᵒC yang diselenggarakan di tahun genap dan Ok Video Festival di tahun ganjil. Dalam perjalanan Ruang Rupa, sudah kali kelima Pameran Jakarta 32ᵒC terselenggara dan terjadi peningkatan jumlah peserta dan karya. Di tahun ini, pameran yang ditujukan bagi mahasiswa ini menerima 160 karya dari 25 universitas sekitar Jakarta. Selain dua pameran besar, Ruang Rupa juga memiliki program-program lain yakni Ruru Gallery, Ruru Shop, Ruru radio, Karbon Junal (jurnal tentang ruang kota), dan workshop.

Ruru memang tak tampak dengan gedung tinggi dan mewah, justru kelihatan sangat ‘hommy’ sehingga orang yang berkunjung akan merasa betah berlama-lama disana. Tidak hanya menjadi ruang pameran bagi para seniman, tapi juga sebagai tempat untuk berkumpul, berdiskusi, bertukar pikiran, bahkan juga penelitian. “Jadi kayak ruang ngumpulnya banget,” ungkap perempuan

Ajeng juga menambahkan bahwa ia bersama kawan-kawan merasa senang sekali menyambut teman-teman mahasiswa yang ingin konsultasi tugas. “Banyak yang dateng kesini ngobrol-ngobrol, nanya buat tugas akhir mereka dan buat skripsi mereka karena kita kan juga punya perpustakaan.” Memang, Ruru juga memiliki referensi buku-buku yang terbilang cukup lengkap tentang seni kontemporer.

Jadi, dengan banyaknya program-program yang diberikan Ruang Rupa bisa menjadi alternatif pilihan untuk tempat kamu menghabiskan waktu yang bermanfaat.

Editor: Josephine Inggri

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s