Samudera Awan di Puncak Tertinggi Jawa

Standard
Pemandangan dari Puncak Mahameru, Pegunungan Bromo

Pemandangan dari Puncak Mahameru, Pegunungan Bromo

Oleh : M. Jordan Haikal

Mahameru adalah puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa yang berada di Kota Malang di dalam kawasan cagar alam Pegununungan Bromo, Tengger dan Semeru. Perjalanan untuk mencapai titik tertinggi tersebut dimulai dari Ranu Pani yang merupakan pos pendakian awal. Di Ranu Pani kita telah dimanjakan dengan udara pegunungan yang segar ditambah dengan keindahan alam yang memanjakan mata. Perkebunan sayur tersusun rapi bertingkat di kaki gunung, suasana asri pedesaan yang tidak bisa kita temui di sesaknya perkotaan.

Titik perjalanan selanjutnya adalah danau Ranu Kumbolo yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih enam jam dengan trek yang landai. Di sini kita bisa melihat danau yang dilingkari oleh pegunungan, mayoritas pendaki akan memilih untuk mendirikan tenda di tempat ini untuk beristirahat dan menikmati pemandangan sebelum melanjutkan perjalanan. Tidak heran karena kombinasi keindahan di ranu kumbolo seakan memiliki magis bagi para pendaki untuk tidak terburu buru meninggalkan tempat ini.

Ketika melanjutkan perjalanan dari ranu kumbolo maka kita akan melewati tanjakan cinta. Ada kepercayaan bahwa apabila kita dapat mendakinya tanpa melihat kebelakang dan memikirkan orang yang kita sayangi maka kita akan selalu bersama orang itu dan menjadi cinta sejati.

Setelah melewati tanjakan cinta maka kita akan disambut oleh lautan bunga yang berwarna ungu sebelum akhirnya mencapai pos selanjutnya yang diberi nama Cemoro Kandang.

Perjalanan dari Cemoro Kandang untuk sampai ke kali mati memakan waktu sekitar empat jam dengan trek yang landai. Sesampainya di kali mati hendaknya kita mendirikan tenda untuk beristirahat untuk persiapan menuju ke mahameru. Sebenarnya pendakian hanya diperbolehkan untuk mencapai kali mati saja, sehingga apabila ada hal yang tidak diinginkan terjadi maka pihak taman nasional tidak akan menanggung akibatnya. Sehingga apabila kita ingin melanjutkan perjalanan ke mahameru maka kita harus siap untuk menanggung resiko apapun yang terjadi pada diri kita.

Umumnya pendakian untuk menuju Mahameru dimulai pada pukul sepuluh malam, dan juga sebaiknya kita memperhatikan kondisi cuaca, dan sangat disarankan untuk tidak melanjutkan perjalanan apabila kondisi hujan apalagi badai. Karena berbeda dengan trek sebelumnya yang bisa dikatakan landai, trek menuju puncak gunung tertinggi di jawa ini tergolong ekstrim dan bukan untuk pemula dalam hal mendaki.

Pos perhentian terakhir sebelum puncak mahameru adalah arcopodo, ada juga pendaki yang mendirikan tenda di tempat ini.

Ketika melanjutkan perjalanan dari arcopodo maka kita akan menemui batas vegetasi, trek berganti dengan pasir sampai ke puncak Mahameru. Tidak mudah untuk mendaki ke atas karena setiap lima langkah kita akan turun tiga langkah.

Akhirnya setelah melewati perjalanan yang menguras tenaga maka kita dapat menikmati keindahan puncak tertinggi pulau jawa yang dinamakan Mahameru yang dikelilingi oleh awan-awan yang seolah beriak bagai ombak.

Editor : Namira Daufina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s